Ketika diri terasa hampa
entah kemana asa mencari
ketika jiwa bergumul dengan dosa
kemana penyucian bisa diraih
seonggok daging yang tertanam dalam
kini telah hitam dan membatu
tetesan air suci yang bersimbah di tubuh
pun tak dapat membuatnya kembali cerah
mungkinkah ia berubah
setelah malam kian berganti
dan mata tetap memandang nista
sedang jiwa terus meronta
kembalilah
kembali ke keterasingan
jauh dari maya nestapa dunia
hanya bersimpuh pada pengampun dosa


