Advanced Poll
How is the appearance of this website?
Awful
Not that bad
Quite interesting
Good enough
Good


View results
Version 2.08

Google Search

Archives

My Future Plan


Make your own Countdown Clocks

best viewed with

Spread Firefox Affiliate Button

Bicara Tentang Jodoh

October 27th, 2009 winaz STORY [4] Comments
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.

Beberapa hari yang lalu (Sabtu, 24 Oktober 2009) aku menghadiri walimahan sahabat SMA-ku yang kini telah menjadi pengusaha sukses. Seperti biasanya, ajang walimah sahabat SMA selalu dijadikan sebagai ajang temu kangen alias reuni kecil-kecilan. Jadi selepas menghadiri acara tersebut meluncurlah aku dan beberapa kawan lama menuju rumah sahabatku, Opay. Disana kita berbincang panjang lebar, tentang masa lalu, masa kini dan rencana masa depan. Cuaca waktu itu hujan deras mengguyur kota yang berjulukan kota hujan ini. Perbincangan kami selesai setelah shalat Ashar. aku pun bergegas menuju tempat lain, karena ada janji bertemu kawan lama yang lainnya. Mumpung lagi di Bogor, jadi harus dipuas-puasin jalan-jalan sambil silaturahim.

Kali ini tempat yang aku kunjungi adalah sebuah mall yang lumayan baru dekat landmark khas kota Bogor, tugu kujang. Disana aku menunggu sambil memesan Iced Coffee Latte. Rencananya pertemuan kali ini akan menjadi ajang story telling, tidak jauh-jauh cerita tentang cinta-cintaan dan dunia perjodohan. Setelah menanti sekian lama akhirnya yang dinanti datang juga. Sesi cerita pun dimulai, tentang kisah cinta yang berliku dan penuh ketidakpastian, sampai satu titik aku sampaikan pendapatku tentang Jodoh.

Memang benar bahwa “Orang yang baik akan mendapatkan jodoh yang baik pula, begitupun sebaliknya“. Pemahamanku tentang kalimat ini adalah, bahwa takaran baik dan tidaknya bukanlah melalui ukuran pandangan kita. Karena, boleh jadi yang kita lihat secara kasat mata itu baik, namun pada hakikatnya tidak lah baik. Boleh jadi di hadapan kita seseorang itu tampak baik namun didalam hatinya terpupuk kejahatan dan ketidak baikan. Begitupun sebaliknya, boleh jadi yang tampak buruk, tidak baik, jahat di depan mata kita, namun ternyata dia memiliki kebaikan yang sangat bernilai di mata Tuhan, sehingga menjadikannya orang baik. Jadi takaran baik yang bisa digunakan hanyalah takaran baik menurut Allah, Tuhan yang tak pernah luput dalam memperhatikan setiap hamba dan makhluk-makhluk yang diciptakannya.

Pendapat keduaku adalah tentang “Bahwa setiap yang diciptakan di dunia ini sudah pasti berpasang-pasangan, memiliki jodohnya masing-masing“. Pemahamanku tentang hal yang satu ini adalah, bahwa adalah pasti setiap makhluk, tidak hanya manusia, memiliki pasangan atau jodoh yang telah tertulis sejak kita ditiupan ruh. Akan tetapi, jodoh yang dimaksukan menurutku tidak sebatas jodoh di dunia. Boleh jadi jodoh yang telah dipersiapkan untuk kita akan kita temui di alam yang kekal kelak. Berapa banyak manusia yang meninggalkan dunia ini sebelum bertemu dengan jodohnya, sebelum menikah, tentunya tidak terhitung jumlahnya. Apakah itu berarti mereka tidak memiliki jodoh? tentu tidak demikian, karena adalah janji Allah bahwa setiap makhluk diciptakan berpasang-pasangan. Dan lagi, apakah dia yang menjadi istri kita adalah jodoh kita? aku rasa belum tentu juga, berapa banyak pasangan yang merasa berjodoh, kemudian melangsungkan pernikahan, mengucap janji suci dihadapan Allah, namun kemudian mereka berpisah, bercerai. Apakah mereka sudah bertemu jodohnya? mungkin bukan. Atau ada seorang suami yang mencintai istrinya, kemudian menjadi duda karena istrinya meninggal dunia, lalu kemudian sang duda itu menikah kembali dan merasakan cinta untuk keduakalinya namun kepada wanita lain yang kini menjadi istri barunya, apakah mereka juga berjodoh? mungkin. Jawaban atas perkara jodoh ini sangat lah misterius, seperti halnya perkara kematian yang tidak ada seorang pun tahu kapan kematian itu akan menjelang. Namun satu hal yang pasti, bahwa Jodoh dan Kematian itu adalah sebuah kepastian. Jadi bagi yang merasa belum bertemu jodohnya, berdoalah semoga kita dipertemukan dengan jodoh kita dalam keadaan terbaik, dan janganlah berputus asa untuk tetap berikhtiar mencari apa yang telah dijanjikan oleh Allah.

Wallahu’alam.

You can leave a response, or trackback from your own site.

4 Comments

  1. neng ucrit, January 4, 2010:

    nice posting.. :)
    salam kenal

  2. winaz, January 4, 2010:

    Thank you…
    Salam kenal juga neng ucrit…

  3. larasati, February 1, 2010:

    jadi kapan undangannya sampe ke aku kak? hehe

  4. winaz, February 1, 2010:

    Once it’s printed… I’ll send it to you… just be more patient to wait… :D

Leave a comment

Security Code: