“Tahun 2012 kiamat, ayo nunggu apalagi, buruan nikah!”
Kata-kata itu sebenarnya hanya kata-kata biasa yang bisa keluar dari mulut siapa saja yang pernah mendengar isu tentang akan datangnya bencana besar di tahun 2012 yang dipercayai sebagai hari kiamat. Saya termasuk orang yang tidak begitu meyakini akan terjadinya kiamat di tahun 2012. Meski demikian saya tetap menyadari bahwa hal itu mungkin saja terjadi, karena tidak ada seorang pun yang mengetahui pasti kapan hari yang telah dijanjikan itu akan datang.
Nasihat itu diungkapkan oleh seorang anggota TNI yang menyupiri tronton pengangkut peserta kegiatan GESTURE (sebuah kegiatan keislaman rutin yang diselenggarakan oleh BEM Jurusan Bahasa Inggris UNJ). Memang tidak banyak yang kami bicarakan, dan hanya sebatas hal-hal sederhana. Nasihat itu pun saya tanggapi dengan santai. Karena memang tak sedikit yang pernah berkata demikian pada saya.
Sampai di malam hari barulah saya resapi makna lain dari kalimat tersebut. Saya berfikir, boleh jadi kiamat kecil yang merupakan kepergian saya dari alam ini terjadi lebih cepat dari tahun tersebut. Kematian merupakan misteri yang tak pernah habis untuk dijabarkan.
Continue reading →